Pasar di bawah Cahaya Ihya : Panduan bagi Keluarga Muslim yang Mau Memahami Mekanisme Pasar Dalam Perspektif Pemikiran Imam al-Ghazali

Suprihatin

Buku yang berjudul “Pasar di bawah Cahaya Ihya : Panduan bagi Keluarga Muslim yang Mau Memahami Mekanisme Pasar Dalam Perspektif Pemikiran Imam al-Ghazali’ merupakan ajakan dialog kekeluargaan tentang hakikat pasar dalam tinjauan Islam melalui kacamata Imam al-Ghazali di tengah gempuran nilai-nilai materialism di bidang ekonomi yang dapat berdampak pada artikulasi keimanan kita pada Allah Swt. Buku ini berusaha menjelaskan agar kita tidak larut didalamnya dan perlu melakukan reorientasi dan pembatasan-pembatasan menyangkut dasar filosofis dan konsepnya, juga berusaha menjelaskan apa yang perlu dikurangi dan ditambahkan serta menjembatani apa yang masih bisa dimanfaatkan oleh keluarga Muslim dalam entitas pengetahuan mekanisme pasar yang memanfaatkan nilai materialism melalui lensa pemikiran Imam al-Ghazali. Dalam garis besarnya, prinsip ini menerapkan logika ilmu pengetahuan Imam al-Ghazali menyangkut tashawwur dan tashdiq (konsep dan penilaian), yang memerlukan adanya dekonstruksi melalui upaya penggeseran, penghapusan jika terdapat ketidaksesuaian dengan nilai-nilai Islam dan ada yang bisa dimanfaatkan jika itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Pada dasarnya kekuatan mekanisme pasar ada dan dapat dirasakan secara universal, namun rasa keberadaan pasar menjadi berbeda-beda berdasarkan pada pandangan dunia seseorang yang berakibat pada pengoperasiannya. Imam al-Ghozali, seorang Hujjatul Islam mengajak kita menata kehidupan dengan memandang materi yang kita konsumsi dan perdagangkan dengan penuh rasa syukur. Dari kesyukuran ini akan terbentuk pola interaktif antara kemanfaatan materi dan kesadaran tentang pemanfaatan materi yang sesuai dengan ketentuan Allah dalam perilaku untuk melahirkan aksi kebaikan bagi dirinya maupun masyarakat dalam kedudukan keluarga Muslim sebagai konsumen maupun produsen dalam menggerakkan permintaan dan penawaran. Buku ini ditulis dengan semangat pembelajaran sepanjang zaman, maka sebagai suatu kajian, tentu tidak terlepas dari kekurangan, oleh karenanya saran konstruktif sangat diharapkan untuk perbaikan-perbaikan pemahaman penulis. Wallahu a’lam bissawab.

Informasi

Pasar di bawah Cahaya Ihya : Panduan bagi Keluarga Muslim yang Mau Memahami Mekanisme Pasar Dalam Perspektif Pemikiran Imam al-Ghazali

Suprihatin

Sinopsis

Buku yang berjudul “Pasar di bawah Cahaya Ihya : Panduan bagi Keluarga Muslim yang Mau Memahami Mekanisme Pasar Dalam Perspektif Pemikiran Imam al-Ghazali’ merupakan ajakan dialog kekeluargaan tentang hakikat pasar dalam tinjauan Islam melalui kacamata Imam al-Ghazali di tengah gempuran nilai-nilai materialism di bidang ekonomi yang dapat berdampak pada artikulasi keimanan kita pada Allah Swt. Buku ini berusaha menjelaskan agar kita tidak larut didalamnya dan perlu melakukan reorientasi dan pembatasan-pembatasan menyangkut dasar filosofis dan konsepnya, juga berusaha menjelaskan apa yang perlu dikurangi dan ditambahkan serta menjembatani apa yang masih bisa dimanfaatkan oleh keluarga Muslim dalam entitas pengetahuan mekanisme pasar yang memanfaatkan nilai materialism melalui lensa pemikiran Imam al-Ghazali. Dalam garis besarnya, prinsip ini menerapkan logika ilmu pengetahuan Imam al-Ghazali menyangkut tashawwur dan tashdiq (konsep dan penilaian), yang memerlukan adanya dekonstruksi melalui upaya penggeseran, penghapusan jika terdapat ketidaksesuaian dengan nilai-nilai Islam dan ada yang bisa dimanfaatkan jika itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Pada dasarnya kekuatan mekanisme pasar ada dan dapat dirasakan secara universal, namun rasa keberadaan pasar menjadi berbeda-beda berdasarkan pada pandangan dunia seseorang yang berakibat pada pengoperasiannya. Imam al-Ghozali, seorang Hujjatul Islam mengajak kita menata kehidupan dengan memandang materi yang kita konsumsi dan perdagangkan dengan penuh rasa syukur. Dari kesyukuran ini akan terbentuk pola interaktif antara kemanfaatan materi dan kesadaran tentang pemanfaatan materi yang sesuai dengan ketentuan Allah dalam perilaku untuk melahirkan aksi kebaikan bagi dirinya maupun masyarakat dalam kedudukan keluarga Muslim sebagai konsumen maupun produsen dalam menggerakkan permintaan dan penawaran. Buku ini ditulis dengan semangat pembelajaran sepanjang zaman, maka sebagai suatu kajian, tentu tidak terlepas dari kekurangan, oleh karenanya saran konstruktif sangat diharapkan untuk perbaikan-perbaikan pemahaman penulis. Wallahu a’lam bissawab.

Informasi

Tanya CS?